Filsafat dan Tasawuf Sebagai Dasar Coaching Membangun Jiwa Merdeka
PAMOR, CILACAP - Jika selama ini coaching banyak didominasi paradigma pemikiran Barat yang kadang tidak selalu relevan bagi masyarakat Indonesia, maka Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Al-Ghazali Cilacap menyelenggarakan serangkaian kegiatan mulai dari Workshop (11 Juni 2025) hingga ujicoba melalui training dan praktek coaching (23 September 2025) di Aula FKI Universitas Nahdhatul Ulama Al Ghazali Cilacap.
Hal itu disampaikan Drs. Imam Wahyudi, M.Hum perwakilan dari Fakultas Filsafat UGM ketika memberi pengantar Training of Trainer Coaching Membangun Jiwa Merdeka Berbasis Filsafat dan Tasawuf.
Training diawali dengan konsep Coaching Membangun Jiwa Merdeka Berbasis Filsafat dan Tasawuf. Dr. Heri Santoso sebagai penggagas program ini menawakan model coaching yang lebih sesuai bagi masyarakat Indonesia dengan menggunakan metode rasa, laku dan keyakinan bahwa Gusti Allah itu tidak tidur, ala Filsafat Jawa dan metode berdialog dan munajat pada Allah dengan menggunakan Al Fatihah, Al Qur'an, asmaul husna dan hati nurani sebagai problem solving kehidupan.
Dalam sesi kajian dalil naqli dan aqli atas tawaran metode coaching di atas, Dr. KH Abdul Malik Usman, M.SI dari Fakultas Filsafat UGM, membenarkan bahwa penggunaan al fatihah, al qur'an, asmaul husna, dan mendengarkan hati Nurani itu tidak bertentangan sama sekali dengan Islam atau tasawuf. "Justru itu cara-cara yang ditempuh para ulama dalam menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan," tuturnya.
Baca Juga :
Inovasi Mahasiswa KKN UMP di Desa Pedasong Cilacap, Mengolah Pelepah Pisang Menjadi Keripik Lezat
Ustadz Abdul Malik Usman mencontohkan dengan Bahasa sederhana: Al Fatihah itu password untuk masuk ke Al Qur'an. Sementara Al Qur'an itu kitab yang diturunkan Allah untuk manusia dan untuk menyelesaikan semua problem kehidupan manusia.
"Sementara Asmaul Husna adalah sarana kita mengenal Allah dan mendekatkan diri pada-Nya. Sementara hati nurani itu karunia dari Allah yang mampu menangkap cahaya keilahian," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala LP2M Unugha sekaligus sebagai narasumber, Fahrur Rozi, M.Hum memberikan contoh bahwa Al Qur'an itu benar-benar asy syifa' /obat. Fahrur Rizi juga menontohkan beberapa pengobatan yang dilakukan para ulama hanya dengan menggunakan sarana air putih, tulisan Al Qur'an, dan bacaan Al Qur'an. 'Terbukti sembuh dan tidak ada yang mempermasalahkan hal tersebut, dan tidak ada yang menganggap hal itu telah keluar dari keislaman," tuturnya.
Training semakin seru dan hangat saat dilaksanakan praktek coaching massal. Beberapa peserta mengungkapkan pengalamannya. "Acara ini luar biasa pembahasan dan praktiknya amat sangat mendalam sampai ke hati. Yang membuat terkesan sekali adalah saat pembacaan asmaul husna, tanpa disadari air mata saya menangis dan merasakan hati yang penuh kedamaian," ungkap salah seorang peserta dari unsur guru.
Berdasarkan hasil survei pasca-kegiatan, program ini mendapatkan respons positif dari para peserta. Sebanyak 80% peserta menilai kegiatan ini sangat relevan dengan upaya pengembangan karakter pendidik. 75% menyatakan memperoleh pemahaman baru mengenai konsep kebebasan yang bertanggung jawab.
Tidak cukup di situ, 85% merasa terinspirasi untuk menerapkan metode coaching tersebut di lingkungan sekolah, kampus, maupun komunitas mereka. Data ini menunjukkan bahwa program telah berhasil menciptakan dampak signifikan sebagai upaya alternatif problem solving kehidupan dengan model coaching berbasis filsafat dan tasawuf.
ToT ini mendapat dukungan dan apresiasi positif dari Dr. H. Lumaurridlo, S.Psi., M.Pd selaku Wakil Rektor 1 dan KH. Lubbul Umam, ME., sebagai Ketua BPP UNUGHA. Training dan coaching yang dihadiri perwakilan Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi ini yang berjumlah 40-an guru dan dosen.
Kegiatan training ini berlangsung unik, karena berhasil memadukan antara filsafat dan tasawuf, teori dan praktek, keseriusan dan gelak tawa, serta olah rasa, dzikiran, wiridan, bahkan tetesan air mata.
Fakultas Filsafat UGM, Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali, ToT Filsafat dan Tasawuf
PAMOR, BANYUMAS- Program Studi Radiologi Purwokerto Program Diploma Tiga, Poltekkes Kemenkes
PAMOR, PURBALINGGA -Sebanyak 90 Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Salut Jenderal Soedirman Rembang
PAMOR, CILACAP — Humas Polresta Cilacap menggelar pelatihan penggunaan teknologi Artificial