Konservasi Pangan Lokal Sumber Fitoestrogen, Pendampingan Holistik Atasi Keluhan Perimenopause
PAMOR, CIAMIS- Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Galuh di Desa Sukamulya tidak hanya menyasar kepada para ibu hamil dengan resiko Kekurangan Energi Kronis (KEK), namun juga berfokus pada kesehatan Wanita Perimenopouse. Hal tersebut dilakukan lantaran masih minimnya program yang concern pada kesehatan Lansia, dan selama ini program kesehatan menitikberatkan pada asuhan kehamilan dan bayi balita.
Berkaca dari itu, Bidan Yudita Ingga Hindiarti, S.ST., M.Kes., beserta tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Galuh bergerak untuk menyampaikan dan mempraktekan program kesehatan untuk kader dan wanita Perimenopouse di Desa Sukamulya. Mengingat pengelolaan posyandu Lansia di beberapa desa dirasa pasif, sehingga perlu diadakannya refresh pelatihan bagi kader untuk lebih memperhatikan Kesehatan dan kesejahteraan lansia agak produktif dan sehat di masa menopausenya.
"Berdasarkan profil Desa Sukamulya menurut umur, terdapat sebanyak 876 rentang umur 41-50 tahun, dan sebanyak 926 orang penduduk rentang umur 51-60 tahun dan semua wanita pada rentang umur 45-55 tahun berpotensi mengalami syndrom perimenopouse, dimana jika tidak ditangani dengan baik maka akan menggangu aktifitas sehari-hari. Minimnya pengetahuan kader terkait perimenopouse dan pengolahan pangan lokal sebagai sumber fitoestrogen, mendorong tim melakukan serangkaian kegiatan untuk memberikan pendampingan holistik pada Wanita perimenopouse berbasis budaya dan konservasi," ujar Bdn.Yudita Ingga Hindiarti, S.ST., M.Kes., dalam keterangan tertulis yang diterima PAMOR.CO, Selasa (2 Desember 2025).
Yudita Ingga Hindiarti menjelaskan, adapun program yang telah dijalankan untuk memaksimalkan pendampingan pada Wanita perimenopouse di Desa Sukamulya adalah melalui program peningkatan kapasitas kader. Terutama terkait fisiologi perimenopouse, pendistribusian modul holistik perimenopouse pada 10 Posyandu di Desa Sukamulya, dan edukasi sasaran secara langsung.
Lebih lanjut Yudita Ingga Hindiarti mengatakan, sebanyak 31 kader Posyandu yang ada di Desa Sukamulya mengikuti peningkatan kapasitas mengenai pemahaman perimenopouse. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kapasitas kader sebesar 30 persen dilihat dari hasil pre dan post test. Selain itu dengan adanya modul holistik perimenopouse diharapkan dapat dijadikan panduan praktis bagi kader untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat umum.
"Program ini juga berpotensi menjadi model pengembangan yang dapat direplikasikan di wilayah lain, serta role model pendekatan pemberdayaan masyarakat yang holistik dan berkelanjutan. Antusiasme peserta sangat positif terlihat dari partisipasi aktif peserta. Modul holistik perimenopouse disosialisasikan pada peserta dan didistribusikan pada 10 Posyandu untuk dapat dijadikan referensi dan panduan praktis bagi kader," tutur Yudita Ingga Hindiarti.
Yudita Ingga Hindiarti berharap dengan adanya modul tersebut maka kader dapat membantu memberikan informasi dan edukasi pada Masyarakat jika mengalami keluhan perimenopouse dan apabila memerlukan konsultasi lebih lanjut maka akan dikomunikasikan dengan bidan desa. Melalui kegiatan ini juga diharapkan terjadi peningkatan kapasitas dan kemandirian kader dalam memberikan layanan promotif dan preventif kepada masyarakat, sejalan dengan visi Universitas Galuh untuk mengembangkan pendidikan berbasis konservasi dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
"Kami juga melakukan praktek pengolahan pangan lokal untuk mengurangi keluhan perimenopouse. Salah satunya dengan mencontohkan pengolahan kedelai dengan dibuat susu dan snack bar fitoestrogen. Ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis dalam mengolah kedelai, salah satu bahan pangan lokal yang kaya fitoestrogen sehingga dapat dimanfaatkan sebagai minuman sehat untuk membantu mengurangi keluhan perimenopause. Manfaat fitoestrogen dalam kedelai, termasuk kandungan isoflavon yang berperan sebagai estrogen alami yang dapat membantu mengatasi gejala seperti hot flushes, gangguan tidur, perubahan emosi, dan menurunnya energi. Sehingga peserta memahami hubungan antara konsumsi kedelai dan keseimbangan hormonal pada masa perimenopause," kata Yudita Ingga Hindiarti.
PAMOR, PURWOKERTO-Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (KAFH Unsoed)
PAMOR, CILACAP - Jika selama ini coaching banyak didominasi paradigma pemikiran Barat yang kadang
PAMOR, CILACAP-Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)