Polda Jateng Ingatkan Disiplin Lalu Lintas Jangan Kendur Jelang Mudik Lebaran 1447 H
PAMOR, SEMARANG – Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup malam ini, Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB. Selama 14 hari, Polda Jawa Tengah (Jateng) mencatat respon positif masyarakat dengan peningkatan kepatuhan lalu lintas, meski puluhan ribu pelanggaran masih terjadi.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengevaluasi operasi ini sebagai kesuksesan humanis. "Keberhasilan bukan dari jumlah penindakan, tapi meningkatnya kesadaran masyarakat melalui pendekatan humanis di lapangan," ujarnya di Mapolda Jateng, Minggu siang.
"Hari ini Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup. Kami ucapkan terima kasih kepada warga Jawa Tengah yang komitmen tertib berlalu lintas. Keselamatan Anda adalah prioritas kami," tambahnya.
Inovasi selama dua pekan mencakup edukasi masif di sekolah (Dikmas Lantas), dialog simpatik dengan pengemudi di rest area, serta layanan kesehatan untuk pejuang transportasi. Data rekapitulasi menunjukkan tren positif: kesadaran helm SNI dan hindari lawan arus membaik, walau pelanggaran didominasi usia produktif.
"Kami sadar perubahan perilaku tak instan. Operasi ini pondasi pendidikan karakter dan disiplin, khususnya generasi muda sebagai investasi bangsa," lanjut Kombes Artanto.
Baca Juga :
Polda Jateng Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Saat Hujan
Pasca-operasi, tantangan baru menanti: pengamanan Ramadhan dan arus mudik Lebaran 1447 H. "Disiplin jangan kendur. Jangan tertib hanya saat ada petugas. Jadikan Jawa Tengah contoh wilayah beradab dan selamat di jalan raya," pungkasnya.
Polda Jateng optimis kelancaran mudik bergantung pada disiplin masyarakat. Mereka siap kawal keselamatan berkelanjutan.
PAMOR, JAKARTA-Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua
PAMOR, JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) bersiap
PAMOR, JAKARTA - Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia,