Cahaya Ramadan Menuju Indonesia Lebih Baik
Bulan Ramadan yang merupakan bulan suci bagi telah tiba. Di bulan yang penuh maghfiroh ini, umat muslim di seluruh belahan dunia termasuk di Indonesia menjalankan ibadah puasa yang merupakan salah satu rukun Islam.
Kewajiban menjalankan ibadah puasa tertuang dalam Surat Al Baqarah 183. Disana disebutkan menyebutkan bahwa “Wahai orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada umat sebelum kamu, agar kamu bertakwa”.
Bulan Ramadan juga merupakan bulan yang Istimewa. Karena di bulan ini Allah SWT menurunkan kitab suci Al Quran, yang menjadi petunjuk bagi umat muslim untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Selain itu di bulan Ramadan juga terdapat malam laitalul qadar, yaitu malam yang lebih mulia dari 1000 bulan, di dalamnya terdapat berkah dan kemuliaan.
Sehingga tak heran jika umat muslim menyambut Ramadan dengan sukacita. Karena di bulan tersebut Allah SWT membuka seluas-luasnya pintu pahala bagi umatnya yang menjalankan puasa dan ibadah Ramadan lainnya.
Bagi rakyat Indonesia, bulan Ramadan juga merupakan bulan yang bersejarah. Proklamasi kemerdekaan RI dikumandangkan oleh proklamator Sukarno dan Hatta di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta pada 17 Agustus 1945 juga berada di suasana bulan Ramadan. Proklamasi kemerdekaan menjadi jembatan emas menuju masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.
Ramadan tahun ini jatuh di 1 Maret 2025. Di momentum ini pula media Pamor.Co lahir dengan membawa semboyan Pertahankan Budaya Bangsa. Langkah awal yang dimulai di bulan Ramadan diharapkan bisa memberikan sebersit cahaya di tengah situasi yang oleh sebagian orang dikatakan gelap karena berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia.
Orang bijak mengatakan, lebih baik menyalakan cahaya daripada mengutuk kegelapan. Ungkapan itu memang pantas menjadi bahan perenungan kita. Di tengah situasi saat ini, kita harus sama sama berjuang untuk memberikan cahaya untuk menerangi kegelapan.
Bulan Ramadan adalah momentum yang baik. Mari kita beribadah untuk mendapatkan keberkahan dari Allah. Beribadah di bulan Ramadan tentu tidak hanya sekedar mewujudkan kesalehan spiritual, namun juga kesalehan sosial.
Dengan demikian kita bisa menjadi cahaya untuk menerangi kegelapan. Pamor. Co hadir bertepatan dengan bulan Ramadan, tujuannya agar bisa memberikan sebersit cahaya. Apa yang dilakukan merupakan sebuah ikhtiar. Karena pers juga memiliki peran strategis untuk membangun bangsa. Seperti yang dicita-citakan pendiri bangsa Indonesia saat Proklamasi Kemerdekaan yang juga berada di bulan Ramadan, semoga kita bisa memberikan sebersit cahaya menuju Indonesia lebih baik dan cerah.
Marhaban Ya Ramadan.