Sosialisasi Olahraga Disabilitas dan Talent Scouting Digelar di Purbalingga, Tiga Kategori Dipertandingkan
PAMOR, PURBALINGGA - Kegiatan Sosialisasi Olahraga Disabilitas dan Talent Scouting akan dilaksanakan secara bertahap. Nantinya Kegiatan tersebut akan digelar di 16 kabupaten/kota pada tahun 2025 dengan kuota 40 atlet di setiap kabupaten/kota termasuk Purbalingga.
Hal itu disampaikan Perwakilan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Provinsi Jateng Suwarno saat pelaksanaan kegiatan di MAN Purbalingga, Minggu 27 April 2025.
Disampaikan, tahap I dilaksanakan di Kabupaten Rembang, Banjarnegara, Pemalang, Brebes, Purbalingga. Dan untuk Tahap II dilaksanakan di Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Wonosobo, Purworejo, Magelang, Blora dan Kudus.
Baca juga :
Wabup Purbalingga Dimas Buka Sosialisasi Olahraga Disabilitas dan Talent Scouting
Dipaparkan, untuk usia di bawah 23 tahun ada tiga kategori disabilitas yang dipertandingkan.
"Tiga kategori itu masing masing adalah tuna daksa, tuna grahita, dan tuna netra,” jelasnya.
Dikatakan, dari peserta Talent Scouting akan dipilih 10 atlet yang akan kita undang untuk mengikuti seleksi atlet pembinaan usia dini.
Dimana seluruh biayanya (biaya sekolah, akomodasi, honor transportasi, red) ditanggung oleh NPCI Provinsi Jateng.
“Syaratnya, mereka harus masuk tiga disabilitas yang diperkenankan ikut dalam pertandingan olahraga paralimpik dan usianya masih di bawah 23 tahun,” pungkasnya.
PAMOR, PURBALINGGA - Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani membuka Sosialisasi Olahraga
PAMOR, PURBALINGGA - Febrian Kharisma Putra dari SMK Negeri 1 Bojongsari dan Ghaniya Maulida
PAMOR, PURBALINGGA – Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Dimas Prasetyahani meresmikan Kampung