Damai dan Tertib, 500 Buruh Cilacap Orasi Tuntut Reformasi Upah dan Pajak
PAMOR, CILACAP — Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kabupaten Cilacap berlangsung damai dengan aksi konvoi kendaraan bermotor yang diikuti sekitar 500 buruh dari aliansi FSP-KEP KSPI, FSPMI, dan FARKES. Kegiatan pada Jumat (1/5/2026) ini dimulai dari Pelabuhan Tanjung Intan menuju Alun-alun Cilacap, dengan pengawalan ketat aparat Polresta Cilacap.
Setibanya di alun-alun, massa menggelar orasi terbuka untuk menyuarakan aspirasi. Ketua Executive Committee Partai Buruh Cilacap, Asnawi Rachmat, S.H., menekankan perlunya kebijakan negara yang berpihak pada buruh di tengah tantangan ketenagakerjaan yang kompleks.
Perwakilan buruh beraudiensi dengan Plt. Bupati Cilacap, Amy Amalia Fatmasurya, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Mereka menyampaikan tuntutan strategis, termasuk pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang pro-buruh, penolakan outsourcing dan upah murah, serta reformasi perpajakan berkeadilan.
Tuntutan lain mencakup ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 tentang pencegahan kekerasan di tempat kerja, perlindungan 50 ribu buruh migran asal Cilacap, serta penghentian multilevel vendor demi kontraktor lokal.
Asnawi juga menyoroti kasus PHK sepihak terhadap delapan pekerja outsourcing vendor Pertamina RU IV Cilacap dua tahun lalu. Ia meminta fasilitasi pemerintah daerah untuk merealisasikan kesepakatan perekrutan ulang via skema kontrak volume (unit price). Aliansi buruh juga mendesak audiensi lanjutan dengan Komisi XI DPR RI.
Buruh menyatakan komitmen mendukung good governance yang transparan dan bebas korupsi. Aksi May Day 2026 ini mencerminkan semangat perjuangan melalui dialog konstruktif dan jalur konstitusional, tanpa gesekan.
PAMOR, PURBALINGGA - Polres Purbalingga menyediakan berbagai layanan dalam peringatan Hari
PAMOR, CILACAP — Satuan Reserse Narkoba Polresta Cilacap mengungkap kasus peredaran narkotika
PAMOR, BANYUMAS — Polresta Banyumas menggelar apel pengamanan peringatan Hari Buruh