Tahun 2024 SHU KUD Mino Saroyo Cilacap Alami Kenaikan 47,55 Persen
PAMOR, CILACAP - Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Unit Desa ( KUD) Mino Saroyo Cilacap tahun 2024 ini mengalami kenaikan 47.55 persen dari tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Ketua KUD Mino Saroyo, Untung Jayanto saat acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Tahun 2024 di Gedung HNSI Cilacap, Kamis (27 Febuari 2025).
Untung juga menyampaikan bahwa tahun ini KUD Mino Saroyo meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP) dari hasil audit Laporan Keuangan.
"Kami mengucapkan terimakasih atas peraihan WTP tersebut. Alhamdulillah KUD Mino Saroyo Cilacap dapat meraih WTP dan ini bukan yang mudah untuk mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian," katanya.
Ia mengungkapkan, bahwa KUD Mino Saroyo Cilacap dari tahun ke tahun terus berupaya meningkatkan kualitas dan mensejahterakan anggotanya.
Hal ini, lanjut dia, terbukti Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh mengalami kenaikan secara signifikan yakni, pada tahun 2023 sebesar Rp 475.098.502,53.pada tahun 2024 naik menjadi Rp 701.011.234,74 yang berarti ada kenaikan 47,55 persen.
"Sedangkan untuk aset mencapai kenaikan 56,33 persen, tahun 2023 sebesar Rp 108.787.295.118,32 pada tahun 2024 menjadi Rp 170.061.949.370,79," ungkapnya.
Selain itu, menurutnya di bidang sosial dan kesejahteraan nelayan, KUD Mino Saroyo memberikan bantuan kepada anggota nelayan meliputi : bantuan kematian, bantuan pengobatan, bantuan pemugaran rumah nelayan, bantuan bencana alam, bantuan kecelakaan di laut dan bantuan olahraga, kesenian, bantuan tempat ibadah serta bantuan kegiatan yang terkait dengan nelayan.
"Untuk dana dana yang dibagikan kepada anggota KUD Mino Saroyo Cilacap tahun 2024 yakni, Dana Saving Nelayan, Dana Saving Bakul, Dana Sosial serta Dana Bantuan Kematian yang jumlahnya mencapai Rp 4,5 miliar lebih," jelasnya.
Untung berharap semua anggota KUD Mino Saroyo untuk lebih meningkatkan partisipasi menyeimbangkan hak dan kewajiban sebagai anggota, supaya menyetorkan ikan ke TPI.
Untuk Unit Penangkapan Ikan dan Pengolahan Ikan (UPI) dimohon bisa membantu memasarkan hasil produksi dari anggota agar harga ikan meningkat dan menghimbau kepada anggota tetap sabar dan tenang pada masa paceklik.
"Nelayan jangan terpancing isu isu yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan nelayan khususnya dan masyarakat Cilacap pada umumnya," tandasnya.
RAT Tutup Tahun 2024 dihadiri Ketua Puskud Mina Baruna, Karjono, Plt.Setda Cilacap, Drs. Wijaya M.M, Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat, Kepala PPSC, Imas Masriah, Ketua HNSI, Sarjono, perwakilan Dinas Perikanan, Disperindagkop, Camat Cilacap Selatan, anggota KUD Mino Saroyo serta tamu undangan lainnya. //W1D