Terinspirasi Pemikiran Rm Mangunwijaya, Berani Adalah Cahaya Beri Pencerahan Tentang Pendidikan Anak
PAMOR, YOGYAKARTA- Anak muda Katolik dan umat Paroki Wedi serta Gereja Katolik St Perawan Maria Bunda Kristus Klaten melakukan inovasi dengan membuat fim berjudul Berani Adalah Cahaya. Film musikal berdurasi 60 menit tersebut ide ceritanya terinspirasi dari pemikiran RM Mangunwijaya yang melakukan terobosan tentang pendidikan anak.
Sutradara film Berani Adalah Cahaya, Rm Basilius Edy Wiyanto Pr saat bercerita di Chandari Heaven, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Kamis (17/07/2025) mengatakan ide membuat film tersebut berawal dari pergumulan pemikiran untuk memunculkan tiga nilai pendidikan yang dikedepankan oleh RM Mangunwijaya. Masing-masing ekploratif, kreatif dan integral.
“Ketika dalam diri anak muncul tiga nilai ini, diyakini Rm Mangunwijaya, mental dan karakter anak akan terbentuk. Ketiga nilai ini kemudian menjadi warisan Rm Mangunwijaya, yang diperolehnya dari berbagai jaman kolonialisme, kemerdekaan dan zaman setelah kemerdekaan. Ini yang kami angkat ke dalam film,” paparnya.
Tiga nilai itulah yang dalam film ini disebut sebagai harta karun. Harta karun adalah materi yang sangat bernilai, tersembunyi dan perlu digali. Oleh karena itu, jika Indonesia akan mencerdaskan bangsa sebagaimana ditulis dalam Pembukaan UUD 1945, tiga nilai itu harus muncul dalam dunia pendidikan anak-anak.
“Sekarang anak-anak kehilangan keceriaannya masa kecil. Mereka tidak bisa bermain karena terbebani oleh kurikulum atau bahkan asyik dengan gadget. Atau juga kurikulumnya dipaksakan. Dan yang mengerikan kurikulumnya diatur sedemikian rupa sehingga anak berkembang sesuai keinginan penguasa, pemerintah atau zaman,“ tegasnya.
Pastor Paroki Gereja Wedi ini menjelaskan lebih lanjut. Indonesia adalah harta karun. Namun harta karun itu tidak menjadi milik bangsa Indonesia karena keberanian untuk memiliki negara, bangsa serta karakter tidak ditanamkan kepada anak-anak. Yang muncul kemudian adalah pembodohan, dikatakan kaya tetapi secara wujud Indonesia tidak dimiliki bangsa Indonesia.
Karena dana yang terbatas, demikian Rm Edy Wiyanto Pr mengaku, film ini dibuat dengan segala kemampuan optimal para pemain, penulis skenario, pemusik dan pendukung lain. Namun itu adalah pelajaran dan sekaligus pengalaman pertama dari para pemain dan pendukung film ini. Pembuatan film Berani Adalah Cahaya ini dimungkinkan karena mereka yang terlibat lebih dulu mengalaminya. Tanpa keberanian itu film yang menawarkan tiga nilai harta karun ini tidak pernah akan terwujud.
“Seluruh lokasi shooting berada di Giri Wening, Sengonkerep, Gedangsari, Gunung Kidul, mulai dari pedukuhan yang asri, rumah penduduk hngga bukit Giri Wening yang menampilkan kekayaan budaya dan alam yang menawan,” ucapnya.
Dijelaskan juga, film tersebut bercerita soal kata, sikap dan tindakan atas kata“berani”. Berani ini bukan soal pengertian makna umum. Kata berani juga diartikan sebagai nilai yang harus diambil ketika seseorang akan mengambil keputusan. Berani mengambil keputusan, berani untuk mewujudkan suara hati, saat mengimplementasikan nilai kebenaran yang diyakininya. Dan saat memutuskan, Berani itu menjadi Cahaya. Cahaya yang mencerahkan, yang memberi inspirasi dan yang juga, tegas Rm Edy Pr, menghasilkan risiko.
Film ini mengisahkan tentang anak sekolah yang memutuskan untuk mencari bola Volley yang masuk ke hutan. Berdasarkan cerita dari mulut ke mulut, yang sangat diyakini oleh para guru sekolah setempat, hutan itu tidak boleh dimasuki. Siapapun dilarang masuk ke dalam hutan tersebut yang pada akhirnya menyibakan rahasia di dalamnya. Ternyata di dalam hutan terlarang itu tersembunyi harta karun.
Saat ini, film musikal tersebut memasuki tahap editing. Film ini diedit oleh Cornelius Teddy H yang sekaligus sebagai kameraman. Penulis naskah adalah Paulus Muhammad Sodiq. Aransemen musik dan lagu-lagu yang terdapat di dalamnya digarap oleh Emanuel Maria Venanto Rio Nursetyo. Secara keseluruhan film ini melibatkan sekitar 90 orang termasuk pemain, crew dan pendukung. Ketika ditanya, kapan film Berani Adalah Cahaya akan diluncurkan ke masyarakat, Rm Edy Wiyanto Pr mengatakan, masih rahasia.
PAMOR, BANYUMAS-Masyarakat yang tergabung dalam Kewargian Lemah Wangi dan warga Dusun Kalibapagu,
PAMOR, JAKARTA – Dalam suasana duka sekaligus semangat yang membara, Panitia Festival Film
PAMOR, PURBALINGGA- Setiap tahun di bulan suro warga Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga