Doa dan Tangis Menyertai Penutupan Operasi SAR Longsor Majenang
PAMOR, CILACAP – Setelah sepuluh hari penuh perjuangan, operasi SAR longsor di Majenang resmi ditutup pada Sabtu, 22 November 2025, pukul 15.30 WIB. Meskipun 23 jiwa berhasil diselamatkan dan 21 lainnya ditemukan meninggal dunia, harapan keluarga untuk dua korban yang belum ditemukan tetap menyala. Doa dan air mata mengalir dari warga sekitar, menandai momen penuh haru di tengah duka yang mendalam.
Upacara penutupan secara resmi dipimpin oleh Bupati Cilacap, Dr. Syamsul Auliya Rachman, S.STP., M.Si., yang mengungkapkan rasa duka cita sekaligus apresiasi yang tinggi kepada seluruh unsur SAR, TNI–Polri, relawan, dan masyarakat yang terlibat dalam operasi tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh tim yang telah bekerja tanpa henti. Ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk kemanusiaan," ujarnya.
Baca Juga :
Hari ke-10 Operasi SAR Longsor Cibeunying: Harapan dan Doa Mengiringi Pencarian Korban
Bupati juga mengapresiasi warga yang rumahnya dijadikan tempat para relawan beristirahat dan pusat kegiatan evakuasi, menegaskan bahwa gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam penanganan bencana. Ia mengajak keluarga korban untuk tetap tabah menghadapi ujian berat ini dan memastikan pemerintah daerah akan terus mendampingi sampai situasi benar-benar pulih.
Sebagai penghormatan terakhir bagi para korban, digelar salat gaib dan peletakan batu prasasti yang memuat nama-nama warga yang meninggal dunia. Lokasi prasasti ini akan menjadi titik ziarah bagi keluarga dan masyarakat yang ingin mengenang.
Keluarga dua korban yang belum ditemukan menyatakan keikhlasan menerima keputusan penghentian pencarian yang mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan tim. Pemerintah daerah menyerahkan santunan berupa dukungan finansial sebagai bentuk perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan.
Penutupan operasi SAR ini juga menandai awal tahap pemulihan pascabencana. Pemerintah daerah memastikan penanganan sosial, lingkungan, dan kebutuhan warga terdampak menjadi prioritas sampai kehidupan kembali stabil. Di balik duka dan kehilangan, semangat gotong royong dan doa terus mengalir sebagai kekuatan bagi Majenang untuk bangkit bersama
PAMOR, JAYAPURA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),
PAMOR, JAKARTA - Guna menyampaikan informasi kepada masyarakat luas, Kementerian Agraria dan Tata
PAMOR, JAYAPURA - Bagi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),