Bupati Cilacap Tegaskan Mutasi Puskesmas Murni Berdasarkan Profesionalisme dan Kinerja
PAMOR, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap kembali menata birokrasi sektor kesehatan melalui mutasi dan promosi pejabat Puskesmas. Bupati Syamsul Auliya Rachman secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 27 pejabat Kepala Puskesmas dan Kepala Tata Usaha (KTU) di Rumah Dinasnya, Jumat (30/1/2026).
Langkah ini ditegaskan Bupati Syamsul sebagai upaya memperkuat profesionalisme aparatur dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar di tingkat kecamatan. "Kebijakan mutasi murni dari evaluasi kerja, bukan kepentingan lain di luar profesionalitas," tegasnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cilacap, Bayu Prahara, merinci komposisi penerima SK. Untuk Kepala Puskesmas, 20 orang dilantik: 7 melalui promosi dan 13 mutasi. Sementara KTU Puskesmas diisi 7 orang, yakni 5 promosi dan 2 mutasi.
baca juga :
Pemkab Cilacap Siapkan Drainase Kalimantan-Yasa untuk Hadapi Banjir Musim Hujan
Bayu menambahkan, tiga Puskesmas belum rampung pengisiannya, yaitu Puskesmas Kawunganten, Gandrungmangu I, dan Gandrungmangu II. "Sementara waktu, akan diisi Pejabat Pelaksana Tugas (Plt)," jelasnya.
Dalam sambutannya, Bupati Syamsul menjelaskan mutasi hasil evaluasi objektif Tim Penilai Kinerja (TPK) selama 10 bulan terakhir. Ia menjamin tidak ada subjektivitas atau kepentingan politik. "Pertimbangan utama adalah profesionalisme dan kinerja. Ini bukan soal suka atau tidak suka," katanya.
Meski tugas tambahan, jabatan Kepala Puskesmas dan KTU dinilai strategis dalam manajemen organisasi, kepegawaian, dan keuangan—terutama bagi Puskesmas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang tantangannya semakin kompleks.
Bupati mendorong pejabat baru meningkatkan kemandirian Puskesmas, memetakan infrastruktur dan keuangan secara cermat, serta mengoptimalkan layanan rawat inap. Puskesmas harus bersaing sehat dengan klinik swasta untuk pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Jadilah pamong yang siap ngemong. Kalau benar tidak dipuji, kalau salah di-bully. Tapi tugasnya melayani agar pelayanan semakin baik dan bermanfaat," pesan Bupati Syamsul lugas.
Para pejabat baru berharap mutasi ini memperkuat kekompakan internal, inovasi layanan, dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Cilacap. Pemerintah daerah optimistis SDM profesional akan membuat pelayanan Puskesmas semakin prima dan merata.
PAMOR, PURBALINGGA-Gubernur Jateng Ahmad Luthfi akan menyiapkan proses relokasi bagi warga
PAMOR, CILACAP – Seorang anak perempuan berusia 4 tahun 10 bulan ditemukan tewas di dalam
PAMOR, PURBALINGGA- Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Dimas Prasetyahani meninjau langsung proses