May Day di Kota Banjar Berubah Wajah: Buruh, Pemerintah, dan Polri Duduk Satu Meja
PAMOR, KOTA BANJAR — Peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) 2026 di Kota Banjar tampil berbeda. Bukan aksi turun ke jalan, ratusan buruh justru berkumpul dalam suasana hangat dan produktif melalui sarasehan dialog terbuka yang digelar di Aula Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar, Selasa (5/5/2026).
Sekitar 100 peserta dari unsur pekerja, pemerintah, pengusaha hingga aparat penegak hukum duduk bersama, membahas masa depan ketenagakerjaan dalam satu ruang yang sama. Tema yang diusung, “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”, terasa hidup—bukan sekadar slogan.
Wali Kota Banjar dalam sambutannya menegaskan bahwa May Day adalah momentum refleksi, bukan hanya peringatan simbolik.
“Pekerja adalah tulang punggung pembangunan daerah. Tanpa dedikasi dan loyalitas para buruh, mustahil roda ekonomi Kota Banjar dapat berjalan seperti saat ini,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam menghadapi tantangan dunia industri yang semakin kompleks.
Suasana dialog semakin dinamis saat Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, turun langsung menyampaikan pentingnya menjaga iklim industri yang aman dan kondusif.
“Stabilitas keamanan adalah fondasi utama pertumbuhan industri. Ketika hubungan industrial harmonis, maka kesejahteraan pekerja akan mengikuti,” ungkap Kapolres.
Tak hanya bicara, Polres Banjar juga menghadirkan aksi nyata di lapangan. Sejumlah layanan publik digelar gratis dan langsung disambut antusias peserta.
Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dokpol dan RS Mitra Idaman, donor darah PMI, hingga pelayanan SKCK dan SIM keliling tanpa biaya. Bahkan layanan perbankan dari Bank BJB ikut mempermudah kebutuhan masyarakat di lokasi kegiatan.
Momentum ini sekaligus menjadi ruang edukasi hukum dan ketenagakerjaan. Kejaksaan Negeri Kota Banjar memaparkan perlindungan hukum bagi pekerja, sementara perwakilan serikat buruh dan Apindo membedah isu strategis seperti outsourcing hingga dampak geopolitik terhadap dunia industri.
Yang menarik, pendekatan humanis menjadi warna utama kegiatan ini. Tidak ada jarak antara pejabat dan buruh. Semua berbicara, semua didengar.
Kapolres Banjar juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mensosialisasikan layanan Call Center 110 bebas pulsa sebagai bentuk kehadiran Polri yang semakin dekat dan responsif terhadap masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan buruh, menjadi penanda bahwa kepedulian tidak berhenti pada diskusi, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata.
Sejak awal hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian berlangsung lancar dalam suasana yang tertib, penuh keakraban, dan sarat semangat kebersamaan. Dialog terbangun hangat, layanan publik dimanfaatkan optimal, dan kolaborasi nyata antar unsur terasa kuat di setiap momen kegiatan.
May Day di Kota Banjar tahun ini bukan sekadar peringatan—melainkan pesan kuat bahwa kolaborasi adalah kunci. Ketika buruh, pemerintah, dan aparat bersatu, maka kesejahteraan bukan lagi harapan, tetapi arah yang sedang diwujudkan bersama.
PAMOR, BANYUMAS — Satresnarkoba Polresta Banyumas berhasil mengungkap jaringan peredaran
PAMOR, KEBUMEN - Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama silaturahmi dengan Dewan
PAMOR, SEMARANG-Polda Jawa Tengah mengungkap kasus dugaan tindak pidana konservasi sumber daya alam