Cathlab RSUD Cilacap Siap Tangani Gawat Darurat Jantung
PAMOR, CILACAP – Warga Cilacap dan sekitarnya punya kabar bahagia. Layanan Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Cilacap segera beroperasi, sehingga pasien gawat darurat jantung tak lagi dirujuk jauh ke RS Margono atau RS Sardjito. Semua izin serta magicommunication sudah keluar, tinggal finalisasi BMHP pertengahan Mei untuk mulai layani pasien umum akhir Mei atau awal Juni, sementara kerjasama BPJS sedang diusulkan.
Hadirnya Cathlab jadi terobosan krusial dalam layanan kesehatan jantung dan pembuluh darah di Cilacap. Pasien serangan jantung akut, penyumbatan arteri koroner, atau kelainan struktural jantung bisa ditangani langsung tanpa perjalanan panjang yang berisiko fatal.
Plt Direktur RSUD Cilacap Hasanuddin menjelaskan proses pembangunan gedung dimulai 2024 dan rampung 2025, didukung alat Cathlab dari bantuan Kementerian Kesehatan lewat program Sihren.
Baca juga :
RSUD Cilacap Masuk Jaringan Layanan KJSU-KIA, Fasilitas dan SDM Semakin Mumpuni
"Alhamdulillah, alat sudah tiba, sistem magicommunication aktif, izin dari pusat juga sudah keluar. Dokter spesialis jantung dr. Kelly beserta tim perawat terlatih sudah standby," ungkap Hasanuddin saat ditemui Rabu (29/4/2026). Saat ini, tim fokus beauty contest untuk BMHP, yang diharapkan selesai pertengahan Mei agar layanan bisa running penuh paling lambat awal Juni.
Proses BPJS dan Akses Masyarakat
Awalnya, Cathlab layani pasien umum karena kerjasama BPJS masih diproses. "Kita akan ajukan segera agar pemegang BPJS bisa pakai fasilitas ini," tegas Hasanuddin. Langkah ini pastikan akses merata bagi masyarakat ber-KJS atau BPJS Kesehatan, kurangi beban finansial dan logistik keluarga pasien.
Hasanuddin berharap Cathlab tangani kasus penyumbatan jantung yang biasa rujuk ke rumah sakit besar. "Dengan ini, pemasangan ring atau stent, kateterisasi diagnostik, hingga pemasangan pacu jantung bisa dilakukan lokal, dekatkan pelayanan ke warga Cilacap," pungkasnya. Teknologi modern ini potong waktu 'door-to-balloon' dari jam jadi menit, tingkatkan survival rate pasien STEMI hingga 30-50%, dan mudahkan akses layanan primer hingga tersier.
Cathlab RSUD Cilacap tak hanya selamatkan nyawa, tapi dorong pemerataan kesehatan di Jawa Tengah timur. Tim dr. Kelly akan lakukan prosedur invasif minimal seperti angiografi dan intervensi percutan, didukung radiografer bersertifikat. Kemenkes melalui Sihren perkuat infrastruktur daerah, hasilkan penghematan devisa negara dan tingkatkan indek kesiapan darurat jantung lokal. Warga Cilacap kini punya 'benteng' jantung di depan mata, siap hadapi epidemi penyakit kardiovaskular yang naik 10% tahunan di Indonesia.
PAMOR, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB)
PAMOR, CILACAP – Puskesmas Maos di Kabupaten Cilacap terus memperkuat komitmennya dalam
PAMOR, CILACAP - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap menggelar Musyawarah Kabupaten