Perkuat Pengawasan JKN, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Tinjau Langsung Puskesmas Cilacap Selatan 2
PAMOR, CILACAP – Dalam rangka memperkuat pengawasan terhadap pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Prof. Dr. dr. Stevanus Adrianto Passat, MKK, MH, C.Med, CIRP, QRGP, FIMMA, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Cilacap Selatan 2, Jumat (8/5/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan peserta JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Ketua Dewan Pengawas didampingi Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dr. Lula Kamal, M.Sc; Sekretaris Dewan Pengawas Elfanetti; Anggota Komite Non Dewan Pengawas (AKND) Indra Budi Sumantoro dan Deasy Amelia Nurdin; Asisten Deputi Bidang Kepesertaan dan Mutu Layanan Kedeputian Wilayah VI Jateng-DIY Henri Army Iriawan; Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr. Ari Windy Hardhanu; Kepala Cabang BPJS Kesehatan Purwokerto Niken Sawitri; serta Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Cilacap Anif Pratama.
Saat ditemui usai kunjungan Prof. Stevanus menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan agenda rutin pengawasan. "Kami datang dari RSUD Cilacap ke Puskesmas Selatan 2 untuk memastikan kualitas layanan kesehatan di daerah berjalan dengan baik," ungkapnya
Baca juga :
Dari Desa ke Sekolah: Inovasi Puskesmas Maos Cilacap Taklukkan Ancaman TBC
Prof. Stevanus mengapresiasi kinerja fasilitas kesehatan di Kabupaten Cilacap, termasuk 12 rumah sakit yang saat ini bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan seluruh puskesmas.
"Saya rasa semuanya baik, tidak ada pengaduan terkait pelayanan yang diterima peserta ataupun diskriminasi. Di Puskesmas Cilacap Selatan 2, saya melakukan tanya jawab acak dengan beberapa pasien dan semuanya dilayani dengan baik, tentunya ini berkat kerjasama manajemen puskesmas, Dinas Kesehatan, dan para dokter," ujar Prof. Stevanus.
Lebih lanjut, Ketua Dewan Pengawas tersebut menekankan pentingnya perubahan paradigma masyarakat dari "paradigma sakit" menjadi "paradigma sehat". Ia menghimbau masyarakat untuk lebih fokus pada promosi kesehatan preventif agar tidak jatuh sakit.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Cilacap, Anif Pratama, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai momen langka dan strategis. Ia mengungkapkan bahwa cakupan kepesertaan JKN di Cilacap telah mencapai sekitar 96 persen pada Bulan Mei 2026 dari total penduduk. Namun, ia menyoroti pentingnya menjaga keaktifan status kepesertaan.
"Saat ini, tingkat keaktifan peserta di Cilacap 64 persen. Kami berharap peserta yang tidak aktif dapat mengaktifkan kembali kepesertaannya. Bagi peserta menunggak iuran dapat melakukan pembayaran secara bertahap/ cicilan yang dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, dan WhatsApp Pandawa (08118165165).” jelas Anif.
Kepala Puskesmas Cilacap Selatan 2, dr. Dewi Suniawati, menyatakan bahwa kunjungan ini memberikan motivasi bagi tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan pelayanan. Ia juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur JKN, termasuk pendaftaran online dan sistem rujukan berjenjang, agar layanan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Kunjungan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan ini dilanjutkan ke salah satu rumah sakit swasta di wilayah Cilacap setelah sholat Jumat, sebagai bagian dari rangkaian pengawasan menyeluruh terhadap fasilitas kesehatan di daerah.
PAMOR, JAKARTA-Gangguan asal lambung bisa menjadi kendala selama menjalani ibadah puasa Ramadan.
PAMOR, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB)
PAMOR, CILACAP – Puskesmas Maos di Kabupaten Cilacap terus memperkuat komitmennya dalam