Resmi! 36 SPPG se-Cilacap Terima Sertifikat Halal BPJPH, Jamin Makanan Bergizi Halal
PAMOR, CILACAP - Sebanyak 36 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Cilacap resmi menerima Sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Gedung PLHUT Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Cilacap, Selasa (14/4/2026). Penyerahan ini jadi langkah strategis perkuat kepercayaan masyarakat terhadap makanan bergizi yang halal dan aman.
Acara dihadiri Kepala Kemenag Cilacap Aziz Muslim, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Cilacap yang diwakili Koordinator Kecamatan Cilacap Tengah Muhammad Nurhanif Riyanto, Penyelia Halal Kemenag, serta perwakilan SPPG penerima. Penyerahan sertifikat ini harapkan jadi pemicu agar lebih banyak SPPG ikut tersertifikasi halal ke depan.
Koordinator Wilayah BGN Cilacap Yuda Prasetya, melalui wakilnya Muhammad Nurhanif Riyanto, sampaikan apresiasi atas pendampingan intensif.
Baca juga :
Masjid Jadi Sahabat Pemudik, Kemenag Cilacap Siapkan 24 Masjid Ramah Pemudik
"Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dalam proses sertifikasi halal ini. Sertifikasi diperlukan untuk jamin produk yang diedarkan aman dan thoyyib. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan beri manfaat luas bagi masyarakat," ungkapnya.
Dalam sambutan, Aziz Muslim tekankan sertifikasi halal sebagai kewajiban utama SPPG. "Kami harap seluruh SPPG Cilacap segera tersertifikasi via BPJPH. Setelah dapat sertifikat, kualitas makanan harus dipantau ketat—dari kesehatan, kebersihan, hingga kehalalan," tegasnya. Ia mengingatkan pentingnya konsistensi pasca-sertifikasi.
Melalui inisiatif ini, 36 SPPG Cilacap kini jadi garda terdepan sediakan konsumsi bergizi sekaligus terjamin halal untuk semua lapisan masyarakat. Langkah ini tak hanya jaga kepercayaan publik, tapi juga dorong standar gizi nasional yang inklusif dan syar'i.
PAMOR, CILACAP - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten. Cilacap
PAMOR, KEBUMEN - Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, melakukan pengecekan langsung
PAMOR, SEMARANG-Polda Jateng kembali mengungkap jaringan pengeboran minyak ilegal (illegal