Jangkau 23 Desa, PMI Cilacap Kirim 245 Tangki Air untuk Warga Terdampak Kemarau
PAMOR, CILACAP – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Cilacap memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah. Merespons kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih secara masif. Hingga pertengahan September 2026, PMI telah mendistribusikan sebanyak 245 tangki air atau setara dengan 1,225 juta liter air bersih ke masyarakat.
Komitmen ini ditegaskan Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Farid Ma'ruf, dalam apel kesiapsiagaan bencana di Halaman Kantor PMI Cilacap, Selasa (15/9/2026). Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan personel dan relawan adalah kunci agar bantuan dapat tiba lebih dulu di tangan mereka yang membutuhkan.
"PMI harus hadir paling depan saat ada bencana, dan paling cepat dalam memberikan pertolongan. Itu amanah dari 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah," tegas Farid.
Berdasarkan data distribusi, bantuan air bersih ini telah menjangkau 23 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Wilayah-wilayah yang menjadi prioritas penyaluran meliputi Gandrungmangu, Patimuan, Kawunganten, Jeruklegi, Bantarsari, Kedungreja, Cipari, Sidareja, hingga Cilacap Tengah.
Baca juga :
Respon Kekeringan, PMI Cilacap Serahkan Tandon Air 2.000 Liter untuk Warga Rinenggo Asri
Dampak dari upaya ini cukup signifikan. Tercatat, sebanyak 10.022 kepala keluarga atau sekitar 42.564 jiwa telah merasakan manfaat dari bantuan air bersih yang disalurkan oleh PMI Kabupaten Cilacap selama musim kemarau berlangsung.
"Penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk respons cepat PMI Cilacap dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah musim kekeringan yang melanda sejumlah wilayah," tambah Farid.
Selain mengandalkan armada tangki untuk distribusi harian, PMI Cilacap juga menerapkan strategi bantuan infrastruktur sederhana berupa tandon air. Hingga kini, PMI telah menyalurkan 10 unit tandon air berkapasitas 2.000 liter ke berbagai titik strategis.
Terbaru, pada Selasa (8/9/2026), PMI menyerahkan satu unit tandon air di Perumahan Rinenggo Asri, Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara. Bantuan tandon ini diharapkan dapat menjadi solusi penyimpanan air sementara bagi warga di area yang sulit dijangkau armada tangki setiap hari.
Bagi masyarakat atau wilayah yang masih mengalami kesulitan air bersih, PMI Cilacap membuka jalur pengajuan bantuan resmi. Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan terdata dengan baik, warga dihimbau untuk tidak mengajukan permintaan secara individu, melainkan melalui koordinasi kelembagaan.
"PMI membuka pintu bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih. Warga dapat mengajukan permohonan melalui surat resmi dari Ketua RT setempat agar penyaluran tepat sasaran," jelas Farid.
Dengan mekanisme ini, PMI berharap bantuan dapat didistribusikan secara adil, transparan, dan menjangkau kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak oleh dampak perubahan iklim dan musim kemarau tahun ini.
PAMOR, BANJAR – Menjaga keamanan tidak selalu harus dimulai dari kantor polisi. Di Dusun
PAMOR.co,CILACAP – Aksi cepat dan sigap dari personel Polsek Cipari berhasil mencegah kobaran
PAMOR, PURBALINGGA - Polres Purbalingga terus memperkuat literasi dan etika penggunaan Artificial