Dari Rumah, Faisal IGT Musafir Rindu Art Management Lahirkan Talent Berbakat
PAMOR.CO, CIAMIS - Musafir Rindu Art Management yang dikelola oleh Faisal kembali melahirkan penyanyi muda berbakat. Itu ditunjukan oleh salah seorang anak didiknya yang berprestasi pada ajang Singing Contest Nongki Time belum lama ini. Pada kontestasi musik itu Chantika anak didik Faisal Indonesia's Got Talent (IGT) berhasil meraih peringkat pertama.
Prestasi itu tentunya membuat bangga Faisal Coach Vocal All Genre asal Ciamis. Selain jadi nilai positif bagi Musafir Rindu Art Management, ini tentunya akan menjadi pengalaman berharga bagi setiap anak didiknya. Karena latihan yang selama ini diberikan oleh Pria Asal Ciamis itu tidak hanya olah vocal dalam sebuah ruangan, tetapi juga dilatih untuk tampil ke publik dalam rangka mengasah mental setiap anak didik tampil dilihat banyak orang.
"Alhamdulillah, salah satu anak didik saya berhasil menunjukan penampilan terbaiknya dihadapan banyak orang. Saya sangat bangga, selain menunjukan penampilan terbaik, Chantika juga berhasil meraih peringkat pertama di ajang Singing Contest Nongki Time," ujar Faisal IGT kepada Pamor.co melalui pesan singkat whatsapp, Selasa (15 September 2026).
Baca juga :
Konser Reaktulisasi Mengolah Daya Hidup dan Daya Cipta, Merayakan Legasi WS Rendra
Coach Vocal All Genre asal Ciamis ini juga menyebut, penampilan Chantika ini sangat memukau para juri. Bahkan salah seorang juri yang cukup sulit pun justru memberikan penilaian terbaik pada penampilan siswi kelas X di SMK Negeri 1 Ciamis. Penilaian ini tentunya bisa menambah semangat anak didiknya untuk terus mengasah kemampuan dan bakat terpendam yang dimiliki.
"Ketika itu, saya sangat kagum dan bangga. Karena penampilan nya membawakan lagu Burung Camar Vina Panduwinata dan Ruang Baru Barsena Bestandhi memukau para Juri A Viky Senior Vokalis Tasikmalaya, April dan Standing Ovation dari Bang Dawis, ya tidak mudah kompetisi All Genre yang," tutur Faisal yang pada tahun 2010 silam tampil di Indonesia's Got Talent.
Menurut dia, prestasi yang dicapai jangan membuat anak didiknya berpuas diri. Namun jadikan setiap momen ataupun event musik sebagai tempat mengasah kemampuan dibidang olah vocal. Sehingga tidak hanya ditingkatan local saja, tapi bisa dan mampu bersaing dikancah nasional.
"Jangan mudah puas terus explore skill agar bisa berkiprah di kancah nasional. Seperti Alexa yang sedang berjuang di D'Academy 8 Indosiar. Namun tentu sesuai Genre nya," kata ujar Coach Vocal All Genre Musafir Rindu Art Management Imbanagara_Ciamis.
"Saya selalu menanamkan rasa kepercayaan diri tinggi ke setiap anak didik yang tampil. Yaitu harus tenang namun tetap ada jiwa kompetisi," ucap Faisal IGT menambahkan.
Faisal IGT mengajak kepada siapapun untuk bergabung bersama nya di Musafir Rindu Art Management Imbanagara_Ciamis. Disini merupakan ruang untuk mengasah vocal hingga mental saat tampil dihadapan banyak orang.
"Metode latihan yang kami ajarkan tidak hanya berlatih di ruangan saja. Saya juga siapkan Ruang Publik di Mall, Resto atau Tempat Wisata Belajar Bersama Faisal Live. Untuk latihan kembali ke anak didik dengan penyesuaian jadwal Off Air saya hanya anjuran minimal 2 kali dalam seminggu," kata dia.
Melihat Ciamis, Faisal menyebut bahwa di Tatar Galuh ini banyak talenta hebat. Apabila mendapat pembinaan dan dibina dengan benar tentu akan bisa berkembang lebih jauh serta bisa membawa nama baik Ciamis juga.
"Talenta ciamis itu hebat jika di bina dengan benar. Saya praktisi ingin berbagi. Alhamdulillah anak didik saya yang tak terhitung di luar nyanyi pun ada Dacil Nizam Elzamzam juara Mubaligh Cilik ANTV. Juga ada Naja Juara Lasqi Qosidah Se Provinsi, Nafiz Fls3N menuju Nasional Dll," kata Faisal
PAMOR, JAKARTA — Masa depan film komedi Indonesia menjadi salah satu pembahasan utama dalam
PAMOR, JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua
PAMOR, NUSA TENGGARA TIMUR- Pater Markus Solo Kewuta SVD atau akrab disapa Padre Marco merupakan