Polres Purbalingga Gelar Salat Gaib Untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
PAMOR, PURBALINGGA- Polres Purbalingga menggelar salat gaib untuk mendoakan para korban bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan berlangsung di Masjid Ar Rabbani Mapolres Purbalingga, Kamis (4/12/2025).
Salat gaib dipimpin oleh Imam Aipda Agus Miswanto dan diikuti oleh Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar, pejabat utama polres, serta anggota Polri dan PNS.
Salat Gaib Bentuk Empati
Plt Kasi Humas Polres Purbalingga Ipda Dwi Arto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk empati dan solidaritas jajaran kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam."Melalui salat gaib, kami doakan para korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga mereka yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan korban selamat tetap diberikan ketabahan," ujar Ipda Dwi Arto.
Salat Gaib Diakhiri Doa Bersama
Rangkaian salat gaib diakhiri dengan doa bersama untuk para korban yang meninggal dunia akibat bencana alam. Doa juga dipanjatkan agar masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, kesehatan dan keselamatan.
Bencana Alam di Pulau Sumatera
Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 telah menyebabkan kerusakan parah dan ratusan korban jiwa.
Dampak dan Korban Jiwa
Hingga 3 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data korban sebagai berikut:
• Korban Meninggal Dunia: Lebih dari 810 orang.
• Korban Hilang: Sekitar 612 orang.
• Warga Terdampak: Sekitar 3,3 juta orang di tiga provinsi tersebut.
• Kerusakan Infrastruktur: Ribuan rumah hancur dan infrastruktur umum mengalami kerusakan parah
PAMOR, KEBUMEN - Seorang Ibu dan anak di wilayah Kabupaten Kebumen yang dialaporkan hilang beberapa
PSMOR, CILACAP - DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cilacap mengambil sikap tegas
PAMOR, BANYUMAS- Satuan Reserse Narkoba Polresta Banyumas kembali berhasil mengungkap dua kasus