Cegah Perdagangan Orang Sejak Dini, Imigrasi Cilacap Ajarkan Siswa SMA AABS Kenali Tawaran Palsu
PAMOR, PURWOKERTO – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap terus memperluas jangkauan edukasi keimigrasian kepada generasi muda melalui program Imigrasi Goes to School. Kali ini, sosialisasi mengenai layanan paspor dan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) digelar di SMA Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Purwokerto pada Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari siswa-siswi dan guru pendamping tersebut, bertujuan untuk membekali pelajar dengan pengetahuan hukum dan kewaspadaan dini terhadap modus kejahatan yang sering menyamar sebagai peluang kerja atau pendidikan di luar negeri.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Cilacap, Mukhlis Akbar, S.H. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya literasi keimigrasian agar pelajar tidak mudah terjebak dalam tawaran yang menyesatkan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh informasi yang benar dan dapat membedakan proses keberangkatan yang resmi dan aman dengan tawaran-tawaran yang berpotensi merugikan atau membahayakan," ujar Mukhlis Akbar.
Baca juga :
Kantor Imigrasi Cilacap Gelar Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing di Kabupaten Banyumas
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan dua sesi utama. Sesi pertama mengenai prosedur pengajuan paspor dibawakan oleh Sap Pratiwi Wulan Dari, S.H., M.H., yang menjelaskan syarat dan tahapan administrasi yang legal. Sementara itu, sesi kedua fokus pada pencegahan TPPO yang disampaikan secara mendalam oleh Elan Gilang Ramadhan bersama Jayanthi Heriana Utami.
Para penyuluh menguraikan berbagai modus operandi pelaku TPPO, seperti tawaran kerja dengan gaji fantastis namun tanpa kontrak jelas, atau ajakan bekerja di negara tertentu dengan dokumen tidak lengkap. Siswa diajarkan untuk kritis dan selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum memutuskan untuk bepergian ke luar negeri.
Tampak antusiasme tinggi dari para siswa SMA AABS Purwokerto selama acara berlangsung. Mereka aktif bertanya dan menyimak penjelasan mengenai tips kewaspadaan serta pentingnya kesiapan mental dan administratif dalam merencanakan perjalanan internasional.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari program kerja Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasi Kantor Imigrasi Cilacap. Melalui pendekatan langsung ke sekolah, instansi keimigrasi berharap dapat membangun kesadaran kolektif di kalangan pelajar mengenai keamanan, legalitas, dan bahaya perdagangan orang.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan edukasi yang transparan, preventif, dan solutif bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar yang merupakan calon pemimpin masa depan.
PAMOR, PURBALINGGA – Penyampaian tanggapan fraksi-fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten
PAMOR, KEBUMEN - Musim kemarau panjang membuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Kebumen
PAMOR, CLACAP – Polresta Cilacap berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial T (62)